Tolak Perkebunan Sawit di Perbatasan
Tags:
Hari Kehutanan Sedunia, Gelar Aksi Damai
MENYAMBUT Hari Kehutanan Sedunia Senin (20/3) kemarin, puluhan mahasiswa yang berasal dari Lembaga Eksekutif Mahasiswa Sylva Mulawarman Fahutan Unmul bergabung dengan Forum Satu Bumi di Samarinda, menggelar aksi damai di simpang empat Mal Lembuswana Samarinda.Dalam aksi itu mereka membagi-bagikan selebaran berisi tuntutan yang salah satunya menolak rencana pembangunan perkebunan kelapa sawit di sepanjang perbatasan Kaltim-Malaysia. "Hari ini (kemarin) adalah Hari Kehutanan Sedunia. Karena momen inilah kami dengan tegas menolak rencana pemerintah yang akan membangun perkebunan sawit di perbatasan yang hanya memperkaya sebagian orang saja dan malah membuat masyarakat sengsara," ujar Muhammad Ardani, Korlap aksi damai kemarin kepada Kaltim Post.
Yang menarik, mereka juga melakukan orasi-orasi yang diselingi dengan drama penebangan kayu layaknya di sebuah hutan. Dengan membawa sebuah kayu buatan, mereka langsung memotong-motongnya dengan chainsaw. Tak pelak aksi memotong-motong kayu buatan dengan chainsaw itu menjadikan tontonan setiap warga yang melintas di jalan tersebut. "400 ribu hektare setiap tahunnya keindahan dan hijaunya hutan Kaltim menghilang. Pembukaan hutan untuk perkebunan besar kelapa sawit menjadi salah satu penyebab hilangnya kekayaan negeri ini yang berakibat pada bencana. Untuk itu dengan tegas kami minta pemerintah membatalkan proyek perkebunan sawit di perbatasan yang sebenarnya hanya mengincar kayu-kayu di hutan Kaltim tersebut," tambahnya. (nat)
Original Link http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?Berita=ProKaltim&id=152966




